Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M   BANYUASIN – Dalam semangat berbagi, kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan, Kapolres ini memimpin pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Mapolres Banyuasin, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.   Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyalurkan hewan kurban berupa seekor sapi dengan berat mencapai 350 kilogram. Hewan kurban tersebut disembelih sesuai syariat Islam dan ketentuan yang berlaku, dengan melibatkan petugas yang berkompeten serta diawasi langsung oleh tim pengawas dari pihak terkait.   AKBP Risnan Aldino menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya jajaran Polres Banyuasin, untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.   “Selain sebagai kewajiban ibadah bagi yang mampu, kegiatan kurban ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota Polri dan juga hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat luas. Nilai pengorbanan dan kepedulian yang terkandung dalam Idul Adha menjadi landasan kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah masyarakat,” ujar AKBP Risnan Aldino.   Daging hasil penyembelihan hewan kurban tersebut selanjutnya dibagikan kepada anggota keluarga besar Polres Banyuasin, personel yang bertugas, serta disalurkan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan Mapolres dan kelompok masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin.   Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan, serta tetap memperhatikan ketentuan kesehatan dan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, saling tolong-menolong, dan persatuan antarwarga masyarakat serta seluruh elemen bangsa di wilayah Banyuasin semakin kokoh dan terjaga.  Editor Nazarudin Mitra polres Banyuasin

  Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M BANYUASIN – Dalam semangat berbagi, kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan, Kapolres ini memimpin pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Mapolres Banyuasin, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyalurkan hewan kurban berupa seekor sapi dengan berat mencapai 350 kilogram. Hewan kurban tersebut disembelih sesuai syariat Islam dan ketentuan yang berlaku, dengan melibatkan petugas yang berkompeten serta diawasi langsung oleh tim pengawas dari pihak terkait. AKBP Risnan Aldino menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya jajaran Polres Banyuasin, untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. “Selain sebagai kewajiban ibadah bagi yang mampu, kegiatan kurban ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota Polri dan juga hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat luas. Nilai pengorbanan dan kepedulian yang terkandung dalam Idul Adha menjadi landasan kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah masyarakat,” ujar AKBP Risnan Aldino. Daging hasil penyembelihan hewan kurban tersebut selanjutnya dibagikan kepada anggota keluarga besar Polres Banyuasin, personel yang bertugas, serta disalurkan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan Mapolres dan kelompok masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan, serta tetap memperhatikan ketentuan kesehatan dan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, saling tolong-menolong, dan persatuan antarwarga masyarakat serta seluruh elemen bangsa di wilayah Banyuasin semakin kokoh dan terjaga. Editor Nazarudin Mitra polres Banyuasin

Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H…
     Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M   BANYUASIN – Dalam semangat berbagi, kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan, Kapolres ini memimpin pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Mapolres Banyuasin, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.   Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyalurkan hewan kurban berupa seekor sapi dengan berat mencapai 350 kilogram. Hewan kurban tersebut disembelih sesuai syariat Islam dan ketentuan yang berlaku, dengan melibatkan petugas yang berkompeten serta diawasi langsung oleh tim pengawas dari pihak terkait.   AKBP Risnan Aldino menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya jajaran Polres Banyuasin, untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.   “Selain sebagai kewajiban ibadah bagi yang mampu, kegiatan kurban ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota Polri dan juga hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat luas. Nilai pengorbanan dan kepedulian yang terkandung dalam Idul Adha menjadi landasan kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah masyarakat,” ujar AKBP Risnan Aldino.   Daging hasil penyembelihan hewan kurban tersebut selanjutnya dibagikan kepada anggota keluarga besar Polres Banyuasin, personel yang bertugas, serta disalurkan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan Mapolres dan kelompok masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin.   Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan, serta tetap memperhatikan ketentuan kesehatan dan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, saling tolong-menolong, dan persatuan antarwarga masyarakat serta seluruh elemen bangsa di wilayah Banyuasin semakin kokoh dan terjaga.  Editor Nazarudin Mitra polres Banyuasin

  Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M BANYUASIN – Dalam semangat berbagi, kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan, Kapolres ini memimpin pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Mapolres Banyuasin, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyalurkan hewan kurban berupa seekor sapi dengan berat mencapai 350 kilogram. Hewan kurban tersebut disembelih sesuai syariat Islam dan ketentuan yang berlaku, dengan melibatkan petugas yang berkompeten serta diawasi langsung oleh tim pengawas dari pihak terkait. AKBP Risnan Aldino menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya jajaran Polres Banyuasin, untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. “Selain sebagai kewajiban ibadah bagi yang mampu, kegiatan kurban ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota Polri dan juga hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat luas. Nilai pengorbanan dan kepedulian yang terkandung dalam Idul Adha menjadi landasan kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah masyarakat,” ujar AKBP Risnan Aldino. Daging hasil penyembelihan hewan kurban tersebut selanjutnya dibagikan kepada anggota keluarga besar Polres Banyuasin, personel yang bertugas, serta disalurkan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan Mapolres dan kelompok masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan, serta tetap memperhatikan ketentuan kesehatan dan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, saling tolong-menolong, dan persatuan antarwarga masyarakat serta seluruh elemen bangsa di wilayah Banyuasin semakin kokoh dan terjaga. Editor Nazarudin Mitra polres Banyuasin

Kapolres Banyuasin, Salurkan Hewan Kurban Seberat 350 Kilogram di Hari Raya Idul Adha 1447 H…

Semangat Pengorbanan dan Persatuan Menyala di Shalat Idul Adha Masjid Istiqomah Desa Petaling BANYUASIN – Suasana penuh kekhidmatan, kebahagiaan, dan semangat berbagi menyelimuti halaman Masjid Istiqomah, Desa Petaling, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, pada hari Selasa (26/05/2026). Ratusan jemaah dari berbagai kalangan berkumpul untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, hari raya yang memuliakan nilai pengorbanan, ketaatan, dan persaudaraan sesama umat Islam. Kegiatan diawali dengan rangkaian sambutan yang meneguhkan makna mendasar peringatan Idul Adha. Sebagai pembicara pertama, Darwin Nawawi selaku Pengurus Masjid Istiqomah menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan dengan tertib dan aman. Ia mengingatkan jemaah bahwa keberadaan masjid adalah pusat persatuan dan sarana memperkuat iman, sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS yang mengutamakan ketaatan kepada Allah di atas segalanya. “Idul Adha bukan hanya hari berkumpul dan berpakaian rapi, tetapi hari di mana kita diingatkan untuk berani berkorban, baik itu mengorbankan harta, waktu, maupun keinginan diri sendiri demi kebaikan bersama dan keridhaan Allah SWT,” ujar Darwin Nawawi di hadapan jemaah. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Desa Petaling, Rudi Hartono (Kepala Dusun 2). Dalam pesannya, ia mengapresiasi kekompakan warga dan pihak pengurus masjid dalam menyelenggarakan ibadah besar ini. Menurutnya, semangat kurban harus diterjemahkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling tolong-menolong, menjaga kerukunan, dan mempererat hubungan antarwarga tanpa memandang perbedaan. “Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan yang membangun persatuan ini. Semoga semangat berbagi yang diajarkan Idul Adha menjadikan Desa Petaling semakin damai, aman, dan sejahtera,” tegas Rudi Hartono. Pembicara ketiga, Nazarudin selaku Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat, menekankan makna mendalam Idul Adha sebagai Hari Raya Haji dan Kurban. Ia mengajak seluruh jemaah meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS, yang patuh dan pasrah sepenuhnya kepada perintah Allah. Menurutnya, pengorbanan sejati tercermin ketika kita mampu mengendalikan hawa nafsu dan berbagi rezeki dengan mereka yang kurang beruntung. “Kurban adalah bukti ketakwaan. Daging dan darah hewan kurban tidak sampai kepada Allah, namun yang sampai adalah ketakwaan kita. Mari jadikan momen ini titik tolak untuk semakin peduli pada sesama dan berbakti pada agama serta bangsa,” pesan Nazarudin. Setelah rangkaian sambutan selesai, acara inti dilaksanakan. Shalat Idul Adha dipimpin langsung oleh Darwin Nawawi sebagai Imam, yang diikuti dengan khutbah yang disampaikan oleh Mihardi Sapri. Dalam khutbahnya, Mihardi Sapri menguraikan secara rinci kisah perjuangan Nabi Ibrahim AS, makna ibadah haji, serta esensi berkurban sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai luhur Idul Adha senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam bermasyarakat. Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, suasana haru dan hangat terlihat jelas saat seluruh jemaah bersalaman, bersilaturahmi, dan saling bermaaf-maafan. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa di Desa Petaling, nilai persaudaraan dan persatuan tetap terjaga kokoh di bawah naungan iman dan takwa. Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqomah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, membawa pesan kuat: bahwa Idul Adha adalah momentum untuk terus berbakti, berkorban, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Pewarta Nazarudin

Semangat Pengorbanan dan Persatuan Menyala di Shalat Idul Adha Masjid Istiqomah Desa Petaling BANYUASIN –…
Semangat Pengorbanan dan Persatuan Menyala di Shalat Idul Adha Masjid Istiqomah Desa Petaling   BANYUASIN – Suasana penuh kekhidmatan, kebahagiaan, dan semangat berbagi menyelimuti halaman Masjid Istiqomah, Desa Petaling, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, pada hari Selasa (26/05/2026). Ratusan jemaah dari berbagai kalangan berkumpul untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, hari raya yang memuliakan nilai pengorbanan, ketaatan, dan persaudaraan sesama umat Islam.   Kegiatan diawali dengan rangkaian sambutan yang meneguhkan makna mendasar peringatan Idul Adha. Sebagai pembicara pertama, Darwin Nawawi selaku Pengurus Masjid Istiqomah menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan dengan tertib dan aman. Ia mengingatkan jemaah bahwa keberadaan masjid adalah pusat persatuan dan sarana memperkuat iman, sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS yang mengutamakan ketaatan kepada Allah di atas segalanya.   “Idul Adha bukan hanya hari berkumpul dan berpakaian rapi, tetapi hari di mana kita diingatkan untuk berani berkorban, baik itu mengorbankan harta, waktu, maupun keinginan diri sendiri demi kebaikan bersama dan keridhaan Allah SWT,” ujar Darwin Nawawi di hadapan jemaah.   Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Desa Petaling, Rudi Hartono (Kepala Dusun 2). Dalam pesannya, ia mengapresiasi kekompakan warga dan pihak pengurus masjid dalam menyelenggarakan ibadah besar ini. Menurutnya, semangat kurban harus diterjemahkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling tolong-menolong, menjaga kerukunan, dan mempererat hubungan antarwarga tanpa memandang perbedaan.   “Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan yang membangun persatuan ini. Semoga semangat berbagi yang diajarkan Idul Adha menjadikan Desa Petaling semakin damai, aman, dan sejahtera,” tegas Rudi Hartono.   Pembicara ketiga, Nazarudin selaku Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat, menekankan makna mendalam Idul Adha sebagai Hari Raya Haji dan Kurban. Ia mengajak seluruh jemaah meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS, yang patuh dan pasrah sepenuhnya kepada perintah Allah. Menurutnya, pengorbanan sejati tercermin ketika kita mampu mengendalikan hawa nafsu dan berbagi rezeki dengan mereka yang kurang beruntung.   “Kurban adalah bukti ketakwaan. Daging dan darah hewan kurban tidak sampai kepada Allah, namun yang sampai adalah ketakwaan kita. Mari jadikan momen ini titik tolak untuk semakin peduli pada sesama dan berbakti pada agama serta bangsa,” pesan Nazarudin.   Setelah rangkaian sambutan selesai, acara inti dilaksanakan. Shalat Idul Adha dipimpin langsung oleh Darwin Nawawi sebagai Imam, yang diikuti dengan khutbah yang disampaikan oleh Mihardi Sapri. Dalam khutbahnya, Mihardi Sapri menguraikan secara rinci kisah perjuangan Nabi Ibrahim AS, makna ibadah haji, serta esensi berkurban sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai luhur Idul Adha senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam bermasyarakat.   Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, suasana haru dan hangat terlihat jelas saat seluruh jemaah bersalaman, bersilaturahmi, dan saling bermaaf-maafan. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa di Desa Petaling, nilai persaudaraan dan persatuan tetap terjaga kokoh di bawah naungan iman dan takwa.   Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqomah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, membawa pesan kuat: bahwa Idul Adha adalah momentum untuk terus berbakti, berkorban, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.  Pewarta Nazarudin

Semangat Pengorbanan dan Persatuan Menyala di Shalat Idul Adha Masjid Istiqomah Desa Petaling BANYUASIN – Suasana penuh kekhidmatan, kebahagiaan, dan semangat berbagi menyelimuti halaman Masjid Istiqomah, Desa Petaling, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, pada hari Selasa (26/05/2026). Ratusan jemaah dari berbagai kalangan berkumpul untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, hari raya yang memuliakan nilai pengorbanan, ketaatan, dan persaudaraan sesama umat Islam. Kegiatan diawali dengan rangkaian sambutan yang meneguhkan makna mendasar peringatan Idul Adha. Sebagai pembicara pertama, Darwin Nawawi selaku Pengurus Masjid Istiqomah menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan dengan tertib dan aman. Ia mengingatkan jemaah bahwa keberadaan masjid adalah pusat persatuan dan sarana memperkuat iman, sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS yang mengutamakan ketaatan kepada Allah di atas segalanya. “Idul Adha bukan hanya hari berkumpul dan berpakaian rapi, tetapi hari di mana kita diingatkan untuk berani berkorban, baik itu mengorbankan harta, waktu, maupun keinginan diri sendiri demi kebaikan bersama dan keridhaan Allah SWT,” ujar Darwin Nawawi di hadapan jemaah. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Desa Petaling, Rudi Hartono (Kepala Dusun 2). Dalam pesannya, ia mengapresiasi kekompakan warga dan pihak pengurus masjid dalam menyelenggarakan ibadah besar ini. Menurutnya, semangat kurban harus diterjemahkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling tolong-menolong, menjaga kerukunan, dan mempererat hubungan antarwarga tanpa memandang perbedaan. “Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan yang membangun persatuan ini. Semoga semangat berbagi yang diajarkan Idul Adha menjadikan Desa Petaling semakin damai, aman, dan sejahtera,” tegas Rudi Hartono. Pembicara ketiga, Nazarudin selaku Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat, menekankan makna mendalam Idul Adha sebagai Hari Raya Haji dan Kurban. Ia mengajak seluruh jemaah meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS, yang patuh dan pasrah sepenuhnya kepada perintah Allah. Menurutnya, pengorbanan sejati tercermin ketika kita mampu mengendalikan hawa nafsu dan berbagi rezeki dengan mereka yang kurang beruntung. “Kurban adalah bukti ketakwaan. Daging dan darah hewan kurban tidak sampai kepada Allah, namun yang sampai adalah ketakwaan kita. Mari jadikan momen ini titik tolak untuk semakin peduli pada sesama dan berbakti pada agama serta bangsa,” pesan Nazarudin. Setelah rangkaian sambutan selesai, acara inti dilaksanakan. Shalat Idul Adha dipimpin langsung oleh Darwin Nawawi sebagai Imam, yang diikuti dengan khutbah yang disampaikan oleh Mihardi Sapri. Dalam khutbahnya, Mihardi Sapri menguraikan secara rinci kisah perjuangan Nabi Ibrahim AS, makna ibadah haji, serta esensi berkurban sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai luhur Idul Adha senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam bermasyarakat. Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, suasana haru dan hangat terlihat jelas saat seluruh jemaah bersalaman, bersilaturahmi, dan saling bermaaf-maafan. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa di Desa Petaling, nilai persaudaraan dan persatuan tetap terjaga kokoh di bawah naungan iman dan takwa. Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Istiqomah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, membawa pesan kuat: bahwa Idul Adha adalah momentum untuk terus berbakti, berkorban, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Pewarta Nazarudin

Semangat Pengorbanan dan Persatuan Menyala di Shalat Idul Adha Masjid Istiqomah Desa Petaling BANYUASIN –…