Arena Dibongkar, Pelaku Tak Tersentuh? Transparansi Operasi Judi Sabung Ayam Jember Jadi Sorotan Publik

Arena Dibongkar, Pelaku Tak Tersentuh? Transparansi Operasi Judi Sabung Ayam Jember Jadi Sorotan Publik

Cnusataranews.com||JEMBER – Serangkaian operasi penindakan terhadap dugaan praktik perjudian sabung ayam dan cap jie kie di Kabupaten Jember kembali menjadi perhatian masyarakat. Sorotan publik kali ini bukan hanya tertuju pada adanya operasi yang dilakukan aparat penegak hukum, tetapi juga pada hasil penindakan yang dinilai belum menyentuh pihak-pihak yang diduga sebagai bandar maupun penyelenggara perjudian. (24 Juli 2026).

Dalam sejumlah operasi, aparat terlihat memusnahkan kurungan ayam, terpal, dan berbagai fasilitas yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian. Namun hingga kini, informasi mengenai penangkapan bandar, penyelenggara, maupun pihak yang diduga terlibat masih sangat terbatas.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan apakah para pelaku telah lebih dahulu mengetahui adanya operasi sehingga berhasil melarikan diri, atau terdapat kendala lain yang menyebabkan aparat belum dapat mengamankan pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

Masyarakat menilai, keberhasilan pemberantasan perjudian tidak cukup hanya diukur dari pembongkaran maupun pemusnahan fasilitas di lokasi. Yang lebih penting adalah keberhasilan mengungkap jaringan, menangkap para pelaku, menyita barang bukti yang relevan, serta membawa setiap pihak yang terbukti terlibat ke proses hukum sehingga memberikan efek jera.
Di tengah berbagai pertanyaan tersebut, muncul pula kalimat yang ramai diperbincangkan di ruang publik, yakni:
“Apakah takut atensi (PETI)-nya tidak berjalan?”

Pernyataan tersebut merupakan pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat dan mencerminkan harapan agar aparat penegak hukum memberikan penjelasan secara terbuka mengenai hasil setiap operasi yang dilakukan.

Kini perhatian masyarakat tertuju kepada Kapolres Jember, Wakapolres Jember, dan Kasatreskrim Polres Jember. Publik berharap jajaran kepolisian menunjukkan komitmen yang tegas dalam memberantas perjudian hingga ke akar-akarnya, bukan hanya memusnahkan sarana yang ditinggalkan di lokasi.
Selain itu, masyarakat juga berharap Polres Jember menyampaikan hasil setiap operasi secara transparan,

 

meliputi jumlah pelaku yang diamankan, barang bukti yang disita, perkembangan penyidikan, hingga kendala yang dihadapi apabila memang belum terdapat penangkapan. Keterbukaan informasi tersebut dinilai penting sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Catatan Redaksi: Pertanyaan “Apakah takut atensi (PETI)-nya tidak berjalan?” merupakan aspirasi yang berkembang di ruang publik dan dimuat sebagai bagian dari dinamika informasi di masyarakat. Redaksi tidak menyatakan hal tersebut sebagai fakta maupun kesimpulan. Redaksi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut atau berkepentingan.
(Bersambung)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *