Golkar Tegaskan Komitmen Kawal Pancasila dan Adaptasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045


CNUSANTARANEWS|Jakarta,1 Juni 2026 – Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai ideologi negara di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Pancasila sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia menuju satu abad kemerdekaan pada tahun 2045.

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan bahwa Pancasila merupakan landasan yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Zaki, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini berbeda dengan masa sebelumnya. Kemajuan teknologi digital dan telekomunikasi membawa berbagai pengaruh yang dapat memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, kader-kader Golkar memiliki tanggung jawab untuk terus menggaungkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Di era digital saat ini, tantangan terbesar bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menjaga nilai-nilai kebangsaan agar tetap hidup di tengah derasnya arus informasi global. Pancasila harus terus menjadi pegangan generasi muda Indonesia,” ujar Zaki.

Selain penguatan ideologi, Golkar juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam sistem demokrasi. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kemungkinan penerapan sistem e-voting pada Pemilu mendatang.
Zaki menilai penggunaan teknologi digital dalam tahapan pemilu dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Namun demikian, penerapannya memerlukan kesiapan yang matang, mulai dari infrastruktur teknologi, pemerataan jaringan internet dan listrik, peningkatan literasi digital masyarakat, hingga sistem keamanan siber yang kuat untuk mengantisipasi ancaman peretasan.

“Transformasi digital dalam pemilu harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan budaya digital masyarakat. Jangan sampai tujuan meningkatkan kualitas demokrasi justru menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPR RI, Doli Kurnia, menilai fenomena viralnya lagu yang dikaitkan dengan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap sosok dan kinerja kader Golkar.
Menurut Doli, fenomena yang awalnya dianggap sebagai bentuk satire justru berkembang menjadi perhatian positif yang memperkuat popularitas Golkar di ruang publik. Ia menilai kondisi tersebut menjadi modal politik yang penting apabila dapat dikelola dengan baik hingga Pemilu 2029.

“Dalam politik, sesuatu yang terus diperbincangkan akan semakin dikenal masyarakat. Popularitas tentu harus dibarengi dengan kualitas kerja dan kinerja nyata sehingga kepercayaan publik dapat terus terjaga,” ujarnya.

Doli menambahkan bahwa perhatian masyarakat terhadap Bahlil tidak terlepas dari perannya sebagai salah satu menteri yang mengemban tugas strategis dari Presiden, termasuk menjaga stabilitas sektor energi dan mengendalikan harga bahan bakar minyak yang menjadi tantangan global.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai penguatan ideologi tetap menjadi agenda penting yang harus terus dikawal oleh seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik. Menurutnya, komitmen Golkar dalam menyuarakan nilai-nilai kebangsaan merupakan bagian dari upaya menjaga ekspektasi masyarakat terhadap masa depan Indonesia.

“Pancasila harus menjadi bagian dari kehidupan generasi muda. Upaya menyuarakan dan menginternalisasikan nilai-nilai ideologi bangsa harus dilakukan secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” kata Adi.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Golkar menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat ideologi bangsa, mendukung transformasi digital yang inklusif dan aman, serta menghadirkan kader-kader yang mampu menjawab tantangan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045

Reporter Sri S

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *