GAWAT! Galian Proyek Jalur Dua Pasar Singkut Bikin Tiang PLN Miring Nyaris Roboh
Singkut–CNN#Bahaya mengintai di sepanjang proyek pembangunan jalur dua! di pasar singkut kecamatan singkut kabupaten sarolangun jambi Aktivitas galian tanah yang dilakukan kontraktor membuat pondasi tiang listrik PLN menjadi tidak stabil, bahkan beberapa tiang terlihat miring dan nyaris roboh menimpa jalan raya.
Kejadian ini membuat warga dan pengendara yang melintas merasa sangat khawatir, mengingat tiang tersebut membawa kabel bertegangan tinggi yang bisa menimbulkan risiko fatal jika sampai tumbang.
Dari pantauan awak media pada rabu (6/5/2026), terlihat jelas bahwa galian tanah untuk kebutuhan proyek jalan dilakukan terlalu dekat dengan posisi tiang PLN. Akibatnya, tanah di sekitar pondasi menjadi longsor dan bagian dasar tiang bahkan terlihat terbuka, tidak lagi tertutup rapat oleh tanah yang kokoh.
Kondisi ini membuat daya dukung tanah berkurang drastis, sehingga tiang yang seharusnya berdiri tegak kini mulai bergoyang dan miring ke satu sisi. Warga yang melihat kondisi tersebut langsung melaporkan ke pihak berwenang karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan.
Tentu saja, kondisi ini sangat berbahaya. Jika tiang sampai roboh, tidak hanya akan menyebabkan pemadaman listrik massal, tapi juga bisa menimpa kendaraan atau pejalan kaki yang sedang lewat. Bahaya tersengat listrik dan kecelakaan lalu lintas pun sangat mungkin terjadi.
Warga menuntut agar pihak pelaksana proyek segera mengambil tindakan cepat. Jangan sampai kesalahan dalam perencanaan atau pelaksanaan pekerjaan justru mengancam nyawa orang banyak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN maupun pengelola proyek terkait penanganan kondisi darurat ini. Namun, masyarakat berharap agar segera dilakukan penguatan pondasi atau pemindahan sementara tiang agar situasi kembali aman.
“Proyek jalan itu untuk kemajuan, tapi jangan sampai mengorbankan keselamatan warga. Harusnya diperiksa dulu sebelum menggali, jangan asal gali saja sampai bikin bahaya,” tegas salah satu warga setempat dengan nada k

