Lumajang, CNN – Rumah yang dijadikan persembunyian komplotan begal sadis di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Lumajang akhirnya digerebek Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang pada Rabu (29/4/2026). Dua pelaku berhasil diringkus saat berada di dalam rumah.
Kedua pelaku yang diamankan adalah NH (24) selaku pelaku utama dan MH yang masih berusia 15 tahun. Saat penggerebekan, petugas mengepung lokasi sehingga kedua pelaku tidak sempat melarikan diri.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan meski salah satu pelaku masih di bawah umur, aksi komplotan ini tergolong sangat kejam. Pada aksi terakhirnya, para pelaku tega melempar korban dari atas jembatan ke muara Sungai Bondoyudo.
“Korban awalnya diikuti oleh empat pelaku. Di lokasi kejadian sempat terjadi percekcokan, lalu korban dikeroyok dan dilempar ke Sungai Bondoyudo,” kata Alex kepada detikJatim.
Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan setelah warga sekitar sungai mendengar keributan dan segera memberikan pertolongan. Korban ditemukan dalam kondisi luka-luka akibat pengeroyokan sebelum dibuang ke sungai.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menggeledah rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan motor hasil kejahatan. Dari lokasi itu, petugas mengamankan sepeda motor milik korban serta sebilah senjata tajam yang dipakai saat beraksi.
“Kami berhasil menangkap dua pelaku beserta barang bukti. Dua pelaku lainnya masih dalam upaya pengejaran, namun identitas dan lokasinya sudah kami kantongi,” tegas Alex.
Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lumajang untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pengejaran terhadap dua anggota komplotan lain terus dilakukan. Kedua buronan diduga telah melarikan diri ke luar kota untuk menghindari kejaran petugas.


