LUMAJANG, CNN – Pembangunan jembatan penghubung Dusun Kalibanter dengan Dusun Jabaan di Desa Kalipenggung, Lumajang, telah resmi selesai rampung. Kabar kebahagiaan ini segera menyebar ke seluruh pelosok kedua dusun, membuat warga meriah dan tak henti-henti mengucapkan terima kasih atas perjuangan gigih H. Buari yang menjadi motor penggerak utama proyek yang dinanti-nanti itu 23/12/2025.
Proyek pembangunan jembatan yang memiliki fungsi krusial untuk mempermudah akses masyarakat itu membebani biaya total sekitar Rp 180 juta. Sebesar Rp 120 juta diantaranya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lumajang tahun 2025, sedangkan kekurangan sebesar Rp 60 juta ditutupi melalui swadaya masyarakat yang diberikan dengan senang hati oleh warga sekitar. Hal ini diungkapkan langsung H. Buari saat dikonfirmasi awak media yang datang untuk meliput penyerahan jembatan tersebut.
“Sudah lama saya melihat kesulitan masyarakat di sini. Sayangnya, sebelumnya masyarakat Kalibanter yang mau ke Jabaan atau sebaliknya harus memutar jalan sejauh kurang lebih 2 kilometer. Kadang kala, saat hujan atau musim kemarau, jalan yang diputar itu menjadi licin atau berdebu parah, membuat perjalanan semakin sulit – apalagi bagi yang membawa barang dagangan atau mengangkut pasangan bayi. Itu yang membuat saya ingin berjuang keras agar jembatan ini bisa dibangun dan menjadi solusi bagi masalah akses yang sudah berlangsung lama,” ungkapnya dengan nada yang penuh perhatian.
Respon positif dari masyarakat sangat terasa setelah jembatan selesai. Salah satu warga dari Dusun Kalibanter yang juga sering berkunjung ke Jabaan untuk berdagang menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada H. Buari. “Banyak terima kasih kepada Abah Buari yang sudah betul-betul berjuang untuk kita semua. Sekarang enak banget, gak usah muter jauh lagi karena ada jembatan ini. Waktu perjalanan yang dulunya butuh 15-20 menit, sekarang cuma butuh 2-3 menit saja. Sangat membantu bagi kita yang berdagang atau mau ke sekolah di Jabaan,” ujar warga tersebut sambil tersenyum lebar.
Warga lain juga menambahkan bahwa jembatan ini tidak hanya mempermudah akses, tapi juga memperkuat hubungan antar warga kedua dusun yang sebelumnya terkendala jarak dan jalan yang tidak memadai. Semua berharap jembatan ini bisa tetap terawat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
[M.HADI]


