CCN.COM // Jakarta – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) ZIS Indosat menggelar Public Expose 2026, 10 februari 2026, sebagai bentuk komitmen transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan syariah dalam pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 4, Gedung PT Indosat KPPTI, Jakarta, ini menjadi forum terbuka untuk menyampaikan kinerja, capaian program, dan dampak sosial yang telah dihasilkan kepada publik.
Mengusung tema “Kolaborasi Kebaikan Berdampak”, Public Expose 2026 menegaskan bahwa pengelolaan ZISWAF tidak hanya berorientasi pada profesionalisme dan transparansi, tetapi juga harus patuh terhadap prinsip syariah, fatwa ulama, serta regulasi negara.
Sinergi antara LAZNAS ZIS Indosat, korporasi, regulator, dan otoritas keagamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga amanah dana umat.
Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menyampaikan bahwa Public Expose merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat sekaligus penguatan tata kelola lembaga.
“Kami memastikan pengelolaan dana ZISWAF di LAZNAS ZIS Indosat berjalan sesuai prinsip syariah, regulasi, dan tata kelola yang baik, sehingga amanah para muzaki dan wakif dapat terjaga serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap fatwa dan prinsip syariah merupakan syarat mutlak dalam pengelolaan zakat.
“Zakat, infak, sedekah, dan wakaf harus dikelola secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan syariah. Kepatuhan ini menjadi penentu keberkahan serta efektivitas ZISWAF sebagai instrumen keadilan sosial dan kemaslahatan umat,” tegasnya.
Rangkaian Public Expose 2026 meliputi Public Expose LAZNAS ZIS Indosat, MAB Awards, Tarhib Ramadan, serta peluncuran program HIROmadan sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui kegiatan ini, LAZNAS ZIS Indosat menegaskan posisinya sebagai lembaga pengelola ZISWAF yang patuh fatwa, taat regulasi, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Jurnalis
Jaya putra

