Lumajang ,CNN – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa kualitas layanan transportasi menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lumajang Tahun 2026. Pemerintah daerah memastikan akan mengawal penuh layanan antar-jemput jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Kabupaten Lumajang di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menekankan bahwa layanan transportasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian penting dari pelayanan publik yang berdampak langsung pada kondisi fisik dan psikologis jemaah, terutama jemaah lanjut usia.
> “Layanan antar-jemput harus dikelola secara profesional. Jemaah berangkat dalam kondisi tenang, tidak lelah, dan tidak khawatir. Pemerintah daerah akan mengawal penuh agar armada, jadwal, dan pengawasan berjalan tepat waktu, aman, dan nyaman,” tegas Bunda Indah.
Menurutnya, perjalanan dari daerah menuju embarkasi kerap menjadi fase paling melelahkan bagi jemaah. Karena itu, pemerintah daerah akan memastikan kesiapan armada, kelayakan kendaraan, kompetensi pengemudi, hingga pengaturan waktu keberangkatan agar tidak menimbulkan antrean panjang dan kelelahan berlebih.
Bunda Indah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, FK KBIHU, serta instansi terkait guna membangun sistem transportasi jemaah yang terintegrasi dan berstandar keselamatan tinggi.
> “Kita ingin tidak ada jemaah yang terlambat, tidak ada yang terpisah dari rombongan, dan tidak ada yang mengalami risiko akibat kelalaian teknis. Semua harus tertib, terukur, dan terawasi,” ujarnya.
Selain aspek transportasi, Bunda Indah turut menekankan pentingnya pendampingan selama perjalanan, khususnya bagi jemaah lansia dan jemaah berkebutuhan khusus. Menurutnya, layanan transportasi yang baik harus disertai kesiapan petugas pendamping, layanan kesehatan dasar, serta mekanisme tanggap darurat.
Dengan penguatan sistem layanan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh jemaah.


