Ketua DPD IWO.I Lubuklinggau/Musi Rawas : Desak Kapolres Pagaralam Tindak Tegas Oknum Kontraktor Aniaya Wartawan Yang Sedang Bertugas

Ketua DPD IWO.I Lubuklinggau/Musi Rawas : Desak Kapolres Pagaralam Tindak Tegas Oknum Kontraktor Aniaya Wartawan Yang Sedang Bertugas

Niagar Alam,Sum-Sel,( CNN )- Adanya Kabar rekan wartawan yang tergabung dalam ikatan wartawan Online Indonesia,(IWO.I)Kota Pagaralam yang dianiaya oleh oknum kontraktor , membuat Ketua DPD Ikatan wartawan Online Indonesia Kota Lubuklinggau Musi Rawas,geram dan bangkitkan jiwa kebersamaan dalam membela dan mengusut tuntas kasus penganiayaan yang terjadi rekan seprofesi dan rekam sesama organisasi yang dinaungi,dalam wawancara bersama media ini.pada Rabu (10/12/25).

Herliyansah.HS yang akrab disapa Bang Herly siap turun ke kota Pagaralam untuk mendukung dan memberikan semangat kepada rekan seprofesi yang diduga dianiaya oleh oknum kontraktor di Pagaralam.

Jika aparat penegak hukum khususnya polres kota Pagaralam,tidak bertindak cepat dan tegas terkait permasalahan ini,kami siap mengadakan orasi damai Demo Damai) untuk membela rekan kami yang dianiaya oknum tersebut, ungkapnya.

Ditambahkanya,Ketua DPD IWO.Indonesia Kota Lubuklinggau-Kabupaten Musi Rawas,Bang Herly,bersam jajaran pengurus DPW Sumatera Selatan,Kami siap mengumpulkan rekan rekan dari Ikatan wartawan Online Indonesia (IWO.I)yang ada di 17 kabupaten/Kota di Sumatra Selatan jika tidak ada , tindakan tegas dari jajaran aparat penegak hukum khususnya polres kota Pagaralam,Jelasnya.

Ajakan ini disampaikan ketua DPD IWO.I Kota Lubuklinggau/Musi Rawas,Kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW.IWO.Indonesia ) Sumatera Selatan,dikarenakan adanya informasi yang kurang baik didengar oleh nya dari pengurus DPD IWO.I Kota Pagaralam bahwa salah satu anggota pengurus IWO.I Pagaralam dianiaya ,diduga Oknum Kontraktor.

LP, laporan penganiayaan Rekan dari IWO.I.Kota Pagaralam Sumatera Selatan

Yang terjadi kepada rekan kami Wartawan media online yang bertugas di Kota Pagar Alam, berinisial,KH (41) melaporkan oknum kontraktor Berinisial RL,yang di duga melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Pelaku penganiayaan di duga oknum kontraktor inisial RL ,awal mula kejadian sekira pukul 17.20 WIB di Kelurahan Jangkar mas, Dempo Utara kota Pagaralam provinsi Sumatera Selatan.

Atas kejadian tersebut Wartawan Berinisial KH,yang mengalami ,luka di pelipis pipi dan bagian lainya, diceritakanya kepada awak media ini, bermula ketidak sukaan oknum kontraktor tersebut atas terbitnya sebuah pemberitaan,karena tidak terima dengan berita yang ditulis media yang dinilai Memojokkannya.Ungkapya.

Sekira pukul 16:47 Wib. Oknum Kontraktor Tersebut yang terduga pelaku mengirim pesan Voice Not, dengan kalimat bertanya” dimana? saya mau ketemu nian sama kamu? atau dimana kamu saya kesana? Kata pelaku, kepada Korban. Lalu karena merasa tidak enak hati walaupun pekerjaan belum selesai, saya mengajak rekan wartawan lain, Berinisial BN, untuk menemui oknum kontraktor tersebut (di duga pelaku penganiaya).

Setelah bertemu terjadila penganiayaan yang di alaminya, Korban ,KH, lmelaporkan kejadian yang dialaminya Ke Polres Kota Pagar Alam tepatnya di SPKT Polres Pagar Alam yang diketahui menerima laporan (LP)a.n KA SPKT Resor Pagar Alam Pamapta 1 BRIPKA Joni Ferrianto. dalam laporan dengan nomor : LP/B/253/XII/SPKT/Polres Kota Pagar Alam/Polda Sumatera Selatan/Tanggal 8 Desember 2025 Pukul 21.01 Wib.

Terkait kejadian yang dialami anggotanya, ketua DPD, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO.I) kota Pagaralam,Heri Kusnadi Ketua DPD IWO-I Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatra Selatan, Menjelaskan,Mengecam keras tindakan yang dilakukan Oknum Kontrator Berinisial RL ,yang telah melakukan kekerasan fisik ( penganiayaan terhadap anggotanya ),Ia berharap kepada aparat penegak hukum khususnya polres kota Pagaralam,

Ia,mengharapkan gerak cepat jajaran polres Pagaralam agar terduga pelaku penganiaya ditindak tegas, sesuai hukum yang berlaku dan berdasarkan dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.ungkapnya pada Selasa/09/12/2025/siang.
( Tim/FWD.I/IWO.I/Len)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *